Teori Belajar Kognitif
Teori
belajar kognitif memandang belajar sebagai proses pemfungsian unsur-unsur
kognisi, terutama unsur pikiran, untuk dapat mengenal dan memahami stimulus
yang datang dari luar. Aktivitas belajar pada diri manusia ditekankan pada
proses internal berfikir, yakni proses pengolahan informasi.
Isilah
kognitif (cognitive) berasal dari
kata cognition yang padanan katanya knowing,
artinya mengetahui. Dalam arti luas cognition
(kognisi) ialah perolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan.
Dalam
perkembangan Istilah kognitif menjadi populer sebagai salah satu domain atau
ranah psikologis manusia yang meliputi setiap prilaku mental dan berhubungan
dengan pemahaman, pertimbangan, pengolahan informasi, dengan pemecahan masalah,
kesenjangan, dan keyakinan. Ranah kejiwaan yang terpusat di otak berhubungan
dengan konasi (kehendak) dan afeksi (perasaan) yang bertalian dengan ranah
rasa.
Yang termasuk teori belajar kognitif adalah:


